SEPUTAR PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH

12, December 2021

Bahaya apa saja yang terkandung pada pangan?
Bahaya pada pangan ada 3 (tiga) jenis, yaitu bahaya biologis, bahaya kimia, dan bahaya fisik.

Apakah bahaya biologis itu?
Bahaya karena ada makhluk hidup seperti mikroba, hama dan sejenisnya. Bahaya yang disebabkan oleh mikroba (bakteri, protozoa, virus) disebut juga bahaya mikrobiologis

Apakah bahaya kimia itu?
Bahaya karena bahan kimia beracun yang dapat berasal dari bahan pangan yang secara alami mengandung bahan-bahan tersebut . Selain itu, bahaya kimia juga dapat terjadi karena cemaran seperti cemaran mikotoksin yang dihasilkan kapang,  residu pestisida, residu hormon, logam berat dan sejenisnya

Apakah bahaya fisik itu?
Bahaya karena adanya cemaran fisik seperti pecahan gelas, pecahan logam, pecahan batu, bagian tubuh serangga dan sejenisnya

Bagaimana cara menghindari bahaya mikrobiologi pada pangan?
Pengetahuan higiene dan sanitasi merupakan salah satu faktor yang berperan dalam menyiapkan pangan yang higienis, aman, dan bebas dari penyakit. Petunjuk untuk menyiapkan pangan yang aman antara lain adalah :
    •    Pilihlah makanan yang diolah
    •    Masaklah pangan dengan sebaik-baiknya
    •    Pangan yang telah dimasak hendaknya segera dimakan
    •    Pangan matang supaya disimpan dengan seksama
    •    Panaskan kembali makanan matang dengan seksama
    •    Hindari bercampurnya pangan mentah dengan pangan matang
    •    Cucilah tangan berulang-ulang
    •    Jagalah seluruh permukaan perlengkapan atau peralatan dapur dalam keadaan bersih.
    •    Makanan sangat mudah terkontaminasi bakteri, maka setiap permukaan peralatan yang digunakan untuk menyiapkan pangan harus selalu dijaga agar tetap bersih.
    •    Lindungi makanan terhadap serangga, tikus, dan hewan lainnya, karena binatang sering membawa bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit melalui pangan
    •    Gunakan air bersih
    •    Air bersih yang digunakan untuk menyiapkan makanan harus berkualifikasi seperti air minum.

Bagaimana cara menghindari bahaya kimia?
    •    Selalu memiliki pangan yang baik untuk dikonsumsi
    •    menggunakan pestisida seperlunya dan sesuai dengan petunjuk penggunaan yang tertulis pada wadahnya,
    •    gunakan pakaian pelindung dan sarung tangan agar badan dan tangan tidak terkena pestisida
    •    pembuangan limbah industri harus diatur sehingga tidak mencemari sumber air bersi
    •    tidak menggunakan alat masak atau wadah yang dilapisi logam berat seperti tembaga, seng, antimon, kadmium
    •    mencuci sayuran dan buah-buahan dengan bersih sebelum diolah atau dimakan.

Bagaimana mencegah bahaya fisik?
    •    Melakukan sortasi dan pengamatan visual
    •    Tidak menggunakan alat berlogam (stepler, klips) untuk menutup bungkus pangan
    •    Berperilaku higienis, misalnya:diri kita bersih, tidak menggaruk kepala, memakai perhiasan ketika bekerja, tidak membiarkanrambut terurai dan memakai pakaian yang tidak bersih
    •    Pilihlah bahan makanan yang baik dan bersih bebas dari kotoran.
    •    Berhati-hati dalam mengolah makanan jangan sampai tercampur dengan benda- benda yang dapat mencemari makanan yang kita masak
    •    Masaklah makanan di tempat yang bersih dari sampah
    •    Jangan membuang sisa stepler dengan sembarangan

Apa beda bahaya dan risiko?
    •    Bahaya adalah kapasitas yang melekat pada pangan yang dapat menimbulkan efek yang merugikan kesehatan manusia dan atau lingkungan.  
    •    Risiko adalah peluang terjadinya efek yang merugikan karena adanya bahaya tersebut

Apakah food-borne disease itu?
Penyakit yang disebabkan oleh agen yang masuk ke dalam tubuh melalui pangan

Apakah yang disebut Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan (foodborne disease outbreak)?
Kejadian dimana terdapat dua orang atau lebih yang menderita sakit dengan gejala-gejala yang sama atau hampir sama setelah mengkonsumsi suatu pangan dan berdasarkan analisis epidemiologi, pangan tersebut terbukti  sebagai penyebabnya

Apa yang harus dilakukan apabila terjadi KLB keracunan pangan?
Segera melapor kepada pihak berwenang dan menangani korban

Kemana harus melapor bila terjadi keracunan?
Korban/keluarga/masyarakat segera melapor kepada Unit Pelayanan Kesehatan (UPK) terdekat seperti Puskesmas dan Rumah Sakit setempat

Selain segera menangani korban, apa yang harus dilakukan?
Segera mengamankan pangan yang diduga sebagai penyebab keracunan pangan tersebut dengan cara membungkus dan menyimpan dalam lemari pendingin sampai petugas datang

Apa Sentra Informasi Keracunan (SIKer) itu?
Suatu unit kerja yang secara aktif mencari dan mengumpulkan data/ informasi  keracunan dan menyiapkannya sebagai informasi yang teliti, benar dan mutakhir serta siap pakai untuk diberikan/ diinformasikan kepada masyarakat luas, profesional kesehatan serta instansi pemerintah/swasta yang membutuhkannya dalam rangka mencegah dan mengobati keracunan

Apakah mikroba itu?
Mahluk hidup yang sangat kecil yang bila akan diihat selnya harus mengunakan mikroskop

Apa sebutan bagi mikroba penyebab gangguan kesehatan?
Mikroba patogen

Apa saja jenis mikroba patogen pada pangan?
Bakteri, parasit, virus

Apakah bakteri itu?
Makhluk hidup bersel tunggal yang berkembangbiak dengan cara membelah diri

Apakah parasit itu?
Makhluk yang hidupnya menempel pada mahluk lain, jenisnya protozoa dan cacing

Apakah virus itu?
Makhluk terkecil dengan ukuran 0.01-0.25 mikron dan tidak dapat berkembangbiak di luar makhluk hidup

Apakah gejala umum keracunan yang ditimbulkan bakteri?
Mual, muntah, diare, demam, sakit kepala

Bagaimana bakteri dapat meracuni tubuh manusia?
Secara infeksi, intoksikasi atau intoksifikasi

Apakah infeksi itu?
Tertelannya mikroba patogen yang akan berkembangbiak dalam saluran pencernaan sehingga menyebabkan gangguan kesehatan

Apakah intoksikasi itu?
Tertelannya toksin yang telah terbentuk di dalam pangan  

Apakah intoksifikasi itu?
Sel mikroba masuk ke dalam tubuh dan mengeluarkan toksin dalam saluran pencernaan

Apa contoh bakteri pencemar pangan penyebab infeksi?
Salmonella, Shigella, Vibrio

Apa contoh bakteri pencemar pangan penyebab intoksikasi?
Staphylococcus, Bacillus, Clostridium

Apa contoh bakteri pencemar pangan penyebab intoksifikasi?
Campylobacter

Apa contoh jenis Salmonella yang patogen?
S. typhii, S. paratyphii, S. typhimurium

Bagaimana S. typhii  dapat mencemari pangan?
Sumber kontaminasi Salmonella antara lain dari kotoran hewan, kotoran manusia, atau dari air terpolusi

Apa gejala keracunan karena S. typhii?
Demam, sakit kepala, diare, muntah

Apa gejala keracunan karena S. dysentriae?
Sakit perut, muntah, diare berdarah, dan demam

Bagaimana  E. coli dapat mencemari pangan?
Terutama karena kontaminasi feses

Pangan apa saja yang mudah tercemar E. coli?
Pangan yang tidak dimasak dengan cukup matang, terutama pangan siap saji

Apa gejala keracunan karena E. coli?
    •    Enteropatogenik E. coli menimbulkan keracunan pada bayi dan anak  berusia di  bawah 3 tahun dengan gejala diare tanpa berdarah, muntah, dan demam
    •    Enterotoksigenik E. coli  menyebabkan diare pada bayi dan orang yang sedang bepergian, biasanya karena perbedaan standar sanitasi
    •    Enteroinvasif E. coli menyebabkan kejang perut, demam, diare berdarah akut dan berair
    •    Enterohemoragik E. coli penghasil verotoksin menyebabkan diare berdarah, sakit perut, dan demam

Bagaimana  V. cholerae dapat mencemari pangan?
Kontaminasi dari feses manusia atau dari perairan yang tidak higienis (waterborne infection)

Pangan apa saja yang mudah tercemar V. cholerae?
Pangan hasil laut seperti ikan dan kerang, sayuran, daging babi, air minum

Apa gejala keracunan karena V.cholerae?
Diare yang bentuknya seperti air tajin

Pangan apa saja yang mudah tercemar B. cereus?
Nasi goreng, pangan nabati (serealia, sup, sayuran)

Apa gejala keracunan karena B. cereus?
Diare,  kejang perut, dan muntah.

Bagaimana  B. cereus dapat mencemari pangan?
Bakteri ini secara normal terdapat pada saluran usus besar/kecil anak-anak dan orang dewasa sehat dan jumlahnya dapat mencapai 109 CFU/g. Jika jumlah bakteri ini melebihi jumlah normal akan menimbulkan gejala keracunan

Pangan apa saja yang mudah tercemar S. aureus?
Produk makanan kaleng berkadar asam rendah, produk bakery, daging, kerang, mayonaise

Bagaimana S. aureus dapat mencemari pangan?
Mikroba ini merupakan flora normal pada manusia (kulit dan hidung) sehingga perilaku dari pekerja pangan yang tidak higienes menyebabkan mikroba ini mengkontaminasi pangan

Apa gejala keracunan karena S. aureus?
Mual, muntah, dan kejang perut setelah 1-7 jam setelah mengkonsumsi pangan yang mengandung mikroba ini

Bagaimana L. monocytogenes dapat mencemari pangan?
Mengkontaminasi produk melalui penanganan yang tidak higienis

Pangan apa saja yang mudah tercemar L. monocytogenes?
Pangan siap saji terutama daging (hamburger, hot dog) dan juga pada susu mentah

Apa gejala keracunan karena L. monocytogenes?
Demam ringan dengan atau tanpa gastroenteritis atau gejala mirip flu, septikemia, kadang-kadang disertai meningitis, juga terlihat luka pada kulit

Apa gejala keracunan karena  Giardia lamblia?
Sakit perut, diare berlendir, feses berlemak

Bagaimana mengendalikan Giardia lamblia?
Dengan melakukan proses pemasakan makanan yang sempurna

Apa gejala keracunan karena Entamoeba histolytica?
Disentri berdarah dan berlendir, sakit perut, demam, dan mual

Bagaimana mengendalikan Entamoeba histolytica?
Dengan menerapkan praktek higiene dan sanitasi yang baik

Bagaimana virus hepatitis dapat mencemari pangan?
Jika higiene dan sanitasi buruk

Pangan apa saja yang mudah tercemarvirus hepatitis?
Susu, buah seperti strawberi dan raspberi, sayuran salad seperti selada, dan kerang

Apa gejala keracunan karena virus hepatitis?
Anoreksia, demam malaise, mual dan muntah, setelah beberapa hari diikuti oleh gejala kerusakan hati. Biasa terdapat pada kerang mentah, salad, makanan apa saja dan air yang terkontaminasi virus. Penularan dapat melalui orang terinfeksi menyentuh makanan, higiene personalia yang buruk, pemasakan yang tidak mencukupi, memanenan kerang dari air/perairan yang terpolusi limbah, sistem pembuangan yang tidak tepat.

Apa pengaruh bahan kimia terhadap kesehatan manusia?
Secara umum terdapat 3 efek yang dapat ditimbulkan, yaitu yang bersifat akut dan kronis, lokal dan sistemik , serta sifat reversible (kembali) dan irreversible (tidak kembali)

Apa yang dimaksud efek akut?
Efek akut adalah efek yang terjadi dengan cepat dalam jangka waktu pendek (biasanya dalam 24 jam s/d 14 hari pertama) setelah paparan tunggal suatu bahan kimia, atau paparan kontinyu dalam waktu yang singkat

Apa gejala yang sering menyertai efek akut?
Sesak nafas, pingsan, bahkan kematian

Apa yang dimaksud efek kronis?
Efek kronik terjadi setelah paparan berulang kali atau pemberian dosis suatu bahan kimia selama jangka waktu panjang

Apa yang ditimbulkan dari efek akut?
Karsinogenesis, mutagenesis,  dan teratogenesis

Apakah karsinogenesis itu?
Suatu keadaan di mana xenobiotic (biasanya senyawa kimia) menyebabkan pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali (kanker)

Apakah mutagenesis itu?
Pewarisan sifat-sifat  akibat perubahan gen (DNA)

Apakah teratogenesis itu?
Terjadinya cacat lahir pada janin karena pihak ibu atau ayah terpapar zat toksik

Apa yang dimaksud efek lokal?
Efek lokal adalah efek yang terjadi pada titik kontak antara bahan kimia dengan tubuh

Apa yang dimaksud efek sistemik?
Efek sistemik adalah efek yangterjadi pada daerah yang jauh dari tempat kontak bahan kimia

Apa yang dimaksud efek reversibel?
Efek yang dapat disembuhkan

Apa yang dimaksud efek non reversible?
Efek yang tidak dapat disembuhkan

Apa saja yang termasuk cemaran kimia?
Bahan kimia yang berasal dari luar yang tidak dikehendaki

Apa saja bahan kimia yang dilarang untuk pangan?
    •    Asam borat dan senyawanya
    •    Asam salisilat dan garamnya
    •    Dietilpirokarbonat
    •    Dulsin
    •    Kalium klorat
    •    Kloramfenikol
    •    Minyak nabati yang dibrominasi
    •    Nitrofurazon
    •    Formalin (formaldehida)

Apa saja bahan berbahaya yang sering mengkontaminasi pangan?
Yang paling sering disalahgunakan untuk pangan adalah formalin, boraks, methanil yellow, dan rhodamin B

Apakah formalin itu?
Formalin larutan 37% formalaldehid yang mengandung metanol 15%. Larutan ini digunakan sebagai larutan pengawet mayat

Apa bahaya akut mengkonsumsi pangan yang tercemar formalin?
Tenggorokan dan perut terasa terbakar, sakit menelan, mual, muntah dan diare, kemungkinan terjadi pendarahan, sakit perut yang hebat, sakit kepala, hipotensi (tekanan darah rendah), kejang, tidak sadar hingga koma.  Selain itu juga dapat terjadi kerusakan hati, jantung, otak, limpa, pankreas, sistem susunan syaraf pusat dan ginjal

Apa bahaya kronis mengkonsumsi pangan yang tercemar formalin?
Efek kronis berupa timbul iritasi pada saluran pernafasan, muntah-muntah dan kepala pusing, rasa terbakar pada tenggorokan, penurunan suhu badan dan rasa gatal di dada.  Bila dikonsumsi menahun dapat menyebabkan kanker

Berapa banyak formalin yang tertelan yang dapat mengakibatkan kematian?
Sedikitnya 30 mL (sekitar 2 sendok makan)formalin dapat menyebabkan kematian

Apakah boraks itu?
Boraks adalah senyawa kimia berbahaya untuk pangan dengan nama kimia natrium tetraborat (NaB4O7.10H2O), dapat dijumpai dalam bentuk padat dan jika larut dalam air akan menjadi natrium hidroksida dan asam borat (H3BO3).

Apa bahaya akut mengkonsumsi pangan yang tercemar boraks?
Efek akut berupa badan berasa tidak enak (malaise), mual nyeri hebat pada perut bagian atas (epigastric), pendarahan gastro-enteritis disertai muntah darah, diare, lemah, mengantuk, demam, dan sakit kepala

Apa bahaya kronis mengkonsumsi pangan yang tercemar boraks?
Efek kronis berupa hilangnya nafsu makan (anorexia), turunnya berat badan, iritasi ringan disertai gangguan pencernaan, kulit ruam dan merah-merah, kulit kering dan mukosa  membran dan bibir pecah-pecah, lidah merah, radang selaput mata, anemia, luka pada ginjal, bisa juga terjadi kejang-kejang,  mual, muntah,diare, sakit perut, penyakit kulit, kerusakan ginjal, kegagalan sistem sirkulasi akut, dan bahkan kematian

Berapa banyak boraks yang tertelan yang dapat mengakibatkan kematian?
Jika tertelan 3-6g boraks oleh anak-anak bisa menyebabkan shock dan kematian

Apakah bleng itu?
Bleng atau juga biasa disebut  cetitetterdiri dari campuran garam dapur, soda, boraks dan zat warna

Bagaimana mengetahui secara pasti adanya formalin dan boraks pada produk pangan?
Deteksi formalin secara kualitatif maupun kuantitatif secara akurat hanya dapat dilakukan di laboratorium dengan menggunakan pereaksi kimia

Apa bahaya mengkonsumsi pangan yang tercemar methanil yellow?
Gangguan pada jaringan hati, kandung kemih, saluran pencernaan, dan jaringan kulit

Apa bahaya mengkonsumsi pangan yang tercemar rhodamin B?
Iritasi pada paru-paru, mata, tenggorokan, hidung dan usus

Apa yang menyebabkan methanil yellow dan rhodamin itu berbahaya?
Pada pembuatan pewarna tersebut digunakan katalis yang mengandung logam berat

Apakah definisi pangan?
Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati dan air, baik yang diolah, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan, bahan baku pangan, dan bahan lain yang digunakan dalam proses persiapan, pengolahan, dan atau pembuatan makanan atau minuman.

Apa sajakah pengemas plastik yang ada di Indonesia?
    •    Politen/Polietilen (PE)
    •    Poli Etilen Tereptalat (PET)
    •    Polipropilen (PP)
    •    Polistirene (PS)
    •    Polivilin Klorida (PVC)
    •    Saran/Poliviniliden Klorida (PVDC)
    •    Selopan
    •    Film Plastik

Apakah itu Politen/Polietilen (PE)?
PE terbagi tiga jenis, yaitu LDPE, MDPE, dan HDPE.
Sifat umum PE :
mempunyai penampakan bervariasi dan transparan, berminyak; mudah dibentuk, lemas, gampang ditarik; daya rentang tinggi tanpa sobek; mudah dikelim panas; tidak cocok untuk bahan berlemak, gemuk, minyak; tahan terhadap asam, basa, alkohol, deterjen; untuk penyimpanan beku (-50OC); transmisi gas cukup tinggi (untuk makanan beraroma); serta kedap uap air dan air. Bahan ini cocok untuk makanan yang beraroma.

Apakah itu Poli Etilen Tereptalat (PET)?
PET dikenal dengan nama Poliester. Biasanya digunakan untuk kemasan buah kering, makanan beku dan permen.
Sifat umum PET :
transparan, bersih, jernih; adaptasi suhu tinggi (suhu 300°C) sangat baik; permeabilitas uap air dan gas sangat rendah; tahan pelarut organik; serta tidak tahan asam kuat, phenol, dan benzil alkohol.

Apakah itu Polipropilen (PP)?
Karakteristik PP :
ringan, mudah dibentuk, transparan, jernih. Dari segi fisik bahan ini memiliki kekuatan tarik yang lebih besar dari PE, tetapi sangat rapuh dan mudah pecah pada suhu rendah. Oleh karena itu, tidak cocok untuk makanan beku. Bahan ini memiliki permeabilitas uap air rendah dan permeabillitas gas yang sedang, tahan terhadap suhu tinggi (150°C) terutama untuk makanan sterilisasi, karena memiliki titik leleh yang tinggi. PP relatif tahan terhadap asam kuat, basa, dan minyak.

Apakah itu Polistirene (PS)?
Sifat utama PS :
kekuatan tarik yang tinggi dan tidak mudah sobek. Polistirene memiliki titik lebur yang rendah (80°C), tahan asam, basa dan permeabilitas uap air dan gas sangat tinggi. Bahan ini relatif mudah dicetak, licin, jernih, mengkilap, tetapi menjadi keruh jika kontak dengan pelarut organik.

Apakah itu Polivilin Klorida (PVC)?
Terdapat tiga jenis PVC yaitu plasticized vinyl chloride, vinyl co polimer, dan oriented film.
Sifat umumnya adalah tembus pandang, permeabilitas gas dan uap air rendah, tahan terhadap minyak, alkohol dan petroleum. Bahan ini memiliki kekuatan tarik tinggi, tidak mudah sobek. Secara kimiawi PVC dapat didipengaruhi oleh hidrokarbon aromatik, keton, aldehid, dan ester.

Apakah itu Saran/Poliviniliden Klorida (PVDC)?
PVDC memiliki sifat  transparan, luwes, tahan terhadap bahan kimia, asam, basa, minyak, dan merupakan bahan sekat lintasan yang baik untuk sinar UV. Bahan ini tidak cocok untuk kemas beku

Apakah itu selopan?
Ada beberapa kode atau jenis selopan, yaitu A/B (Anchored); C (Colored); D (du Pont); L (kedap air sedang); M (kedap uap air); O (dilapisi sebelah); P (tidak dilapisi); R (dilapisi dengan vinil); S (direkat dengan panas); T (tembus pandang); V, X/K (dilapisi dengan polimer saran); WO (White Opaque).

Apakah itu film plastik?
Contoh dari plastik film adalah amilosa pada bungkus permen dan sosis; selulosa asetat butirat, selulosa asetat propionat; selulosa nitrat dan selulosa triasetat; klorotrifluoroetilin (peralatan bedah); etilen buten (mirip HDPE); fluoro karbon (teflon, tahan bahan kimia); ionomer (kemasan vakum); polivinil alk (untuk produk kering); polietilen oksida (kemasan tepung); polialomer (karakter antara HDPE dan PP); dan H-film (toleransi terhadap suhu cukup besar, sekitar 269 – 400°C, tahan terhadap radiasi sinar-X).

Pengemas plastik dari jenis apa yang banyak digunakan di Indonesia?
Dari sekian banyak pengemas plastik yang ada di Indonesia, PE (LDPE dan HDPE) merupakan pengemas yang paling banyak digunakan.

Apakah perbedaan antara LDPE dan HDPE?
    •    LDPE (Low Density Polyethylene) lebih lentur dan mudah dikelim dibandingkan dengan HDPE (High Density Polyethylene) yang kaku.
    •    HDPE lebih tahan suhu tinggi (120°C) dibandingkan dengan LDPE.
    •    Harga LDPE relatif lebih murah dibandingkan dengan HDPE.

Apakah definisi dari Bahan Tambahan Pangan itu?
Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan atau campuran bahan yang secara alami BUKAN merupakan bagian dari bahan baku pangan, tetapi ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan, antara lain bahan pewarna, pengawet, penyedap rasa, anti gumpal, pemucat, dan pengental

Warna produk minuman sari buah tidak seragam dan cepat berubah, BTP apakah yang tepat ditambahkan untuk produk tersebut?
Produk minuman sari buah biasanya ditambahkan zat pewarna sebagai BTP agarseragam dan terlihat lebih segar. Pengawet juga baik digunakan agar produk tersebut tidak cepat rusak atau busuk

Bagaimanakah pemilihan bahan pengawet yang terbaik untuk suatu produk?
Penggunaan pengawet harus tepat, baik jenis maupun dosisnya. Suatu pengawet ada yang efektif untuk makanan tertentu, tetapi tidak efektif untuk mengawetkan makanan lainnya. Hal ini dikarenakan makanan memiliki sifat yang berbeda-beda, sehingga mikroba perusak makanan tersebut juga berbeda. Jadi, kita harus mengetahui terlebih dahulu mikroba apa yang menjadi penyebab kerusakan produk, lalu kemudian memilih bahan pengawet yang cocok untuk menghambat pertumbuhan mikroba pada produk tersebut.

BTP untuk  mie basah sering menggunakan formalin, adakah  penggantinya?
Sampai saat ini belum ada BTP yang memiliki daya awet sebaik formalin. Sehingga sebaiknya industri pangan tidak mencoba untuk mengawetkan produknya untuk jangka waktu yang sangat lama, tetapi harus dilakukan pendekatan yang lebih terpadu, misalnya melakukan manajemen pemasaran dan melakukan perluasan usaha dengan membuat cabang di daerah yang jauh dari industri awal, yang akan dijadikan target pasar yang baru. Bila untuk jangka waktu yang lama, mie bahas seharusnya dikeringkan.

Apakah kapur sirih merupakan BTP dan adakah batas penggunaannya?
Ya, kapur sirih merupakan BTP, penggunaan kapur sirih sebagai BTP tidak dibatasi. Hanya saja penggunaan kapur sirih yang terlalu banyak menyebabkan tekstur pangan menjadi keras.

Apa keuntungan menggunakan BTP berupa asam sebagai pengawet?
    •    Banyak keuntungan menggunakan asam sebagai pengawet, diantaranya:
    •    Pada dosis yang digunakan, umumnya asam aman dikonsumsi oleh manusia
    •    penambahan asam akan menurunkan pH produk pangan dan memberikan kondisi yang tidak ideal bagi pertumbuhan sebagian besar mikroba. Oleh karena itu, waktu sterilisasi lebih singkat.
    •    menambah rasa pada produk
    •    mengurangi rasa terlalu manis
    •    memperbaiki sifat koloidal (lengket/kental/menggumpal) dari makanan yang mengandung pektin
    •    memperbaiki tekstur dari jeli dan selai
    •    dapat dikombinasikan dengan benzoat karena asam dapat menaikkan efektifitas benzoat sebagai bahan pengawet

Apakah penambahan Vitamin C pada daging dapat mempengaruhi kandungan dan nilai gizi daging?
Penambahan asam askorbat (Vitamin C) pada daging ditujukan sebagai antioksidan dan akan hilang selama pemasakan atau pemanasan, sehingga tidak mempengaruhi (menambah atau mengurangi) nilai gizi daging

Bagaimanakan sebaiknya penyimpanan sosis?
Sebaiknya sosis disimpan pada suhu rendah di bawah 10°C (4-7°C). produk sosis akan tahan selama 1 bulan pada suhu tersebut. Jika sosis disimpan pada suhu kamar, maka dalam 24 jam sudah terjadi perubahan pada sosis tersebut.

Bagaimana mengetahui apakah suatu produk diberi formalin atau tidak?
Produk yang diberi formalin memiliki tekstur keras, warnalebih mengkilat, bila jumlah formalin cukup banyak akan tercium bau formalin.

Pewarna yang bagus dan aman untuk kesehatan biasanya harganya mahal, adakah alternatif lainnya?
Alternatif lain dan lebih murah untuk penggunaan pewarna adalah menggunakan pewarna alami seperti ekstrak daun pandan, daun suji, kunyit, dan ekstrak buah-buahan pada umumnya lebih aman.

Pewarna apa sajakah yang berbahaya dan terlarang namun masih sering digunakan di Indonesia?
Metanil Yellow (kuning Metanil) yang berwarna kuning dan Rhodamin B yang berwarna merah.

Pangan apa sajakah yang sering  ditemukan mengandung kedua bahan pewarna tersebut?
Sirup, kue-kue, agar, tahu, pisang, tahu goreng, dan lain-lain

Mengapa kedua pewarna tersebut dilarang dan dianggap berbahaya?
Karena telah dibuktikan menyebabkan penyakit kanker yang gejalanya tidak dapat terlihat langsung setelah dikonsumsi

Berapa banyakkah seharusnya bahan tambahan pangan ditambahkan?
Penambahan BTP pada produk pangan tergantung pada jenis BTP dan produk. Akan tetapi penggunaan BTP harus dibatasi sesuai dengan tingkat keamanan. Batasan pemakaian BTP dapat dilihat di Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/Menkes/Per/IX/88.

Apakah biang gula itu?
”biang gula” adalah pemanis buatan, biasa disebut Siklamat dan Sakarin. Keduanya termasuk ke dalam BTP jenis Pemanis Buatan dan digunakan sebagai pengganti gula alami karena rasanya yang lebih manis.
(siklamat = 30 – 80 kali lebih manis; sakarin = 300 kali lebih manis).

Apakah penggunaan biang gula sebagai BTP dibatasi pemakaiannya?
Iya, Kedua bahan ini juga dibatasi pemakaiannya sesuai dengan peraturan yang ada, yaitu Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/Menkes/Per/IX/88.
Batas maksimum penggunaan siklamat : 500mg–3g/kg bahan
Batas maksimum penggunaan sakarin : 50–300mg/kg bahan
Tingkat konsumsi keduanya sebesar 0,5mg/kgBB per hari.
Jadi bila berat badan kita 50 kg, maka jumlah maksimum yang boleh dikonsumsi per hari adalah 50 x 0,5 mg = 25 mg. Pada pembuatan saus, es lilin, makanan ringan dan minuman yoghurt sakarin digunakan  sebesar 300mg/kg bahan (sedangkan siklamat 3 g/kg bahan); untuk es krim, es puter, dan sejenisnya serta jam dan jeli sebesar 200 mg/kg bahan (siklamat: 2 g/kg bahan); untuk permen (biasanya untuk permen rendah kalori) sebesar 100 mg/kg bahan (siklamat: 1 g/kg bahan); untuk permen karet serta minuman ringan fermentasi sebesar 50 mg/kg bahan (siklamat 500 mg/kg bahan)..

Apakah nama-nama lain boraks?
Bahan kimia berupa boraks memiliki nama lain diantaranya adalah: bleng dan cehlet yang tidak diijinkan digunakan untuk produksi pangan.

Apa saja yang perlu diperhatikan agar dapat dihasilkan pangan yang aman dan bermutu?
Pangan yang bermutu dan aman dapat dihasilkan mulai dari dapur rumah tangga maupun  dari industri pangan, untuk itu sangat penting bagi setiap dapur rumah tangga dan industri pangan untuk menerapkan pengolahan pangan yang baik

Apakah cara pengolahan pangan yang baik itu?
Ruangan dan lingkungan tempat mengolah pangan seharusnya memenuhi persyaratan kebersihan dan kesehatan.

Bagaimana syarat air yang digunakan untuk pengolahan pangan?
Air yang kontak langsung dengan bahan pangan dan peralatan yang langsung sebaiknya memenuhi persyaratan air minum.

Bagaimana persyaratan air yang baik untuk diminum?
Syarat air yang layak diminum antara lain tidak berwarna (bening), tidak berbau, tidak berasa, dan memenuhi persyaratan kimia dan mikrobiologis. Dianjurkan untuk memasak air hingga mendidih sebelum diminum.

Bagaimana caranya memilih air minum dalam kemasan?
Perhatikan kemasannya yaitu dalam keadaan baik (tidak bocor) dan perhatikan batas waktu kadaluwarsanya, dan cek nomor registrasinya.

Apakah air yang jernih dan bening bisa menjadi jaminan keamanannya?
Karena kontaminasi kimia/mikroba tidak selalu memberikan perubahan fisik / penampakan pada air

Bagaimana dengan persyaratan peralatan yang digunakan untuk pengolahan pangan?
Peralatan yang digunakan untuk mengolah pangan harus bersih dan aman. Peralatan masak dan peralatan makan terbuat dari bahan yang tidak mudah larut atau luntur. Peralatan dari aluminium dan besi tidak boleh digunakan untuk memasak atau menyimpan makanan yang asam.

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam cara pengolahan pangan yang baik?
Yang perlu diperhatikan antara lain :
    •    Bangunan
    •    Tata Letak
    •    Peralatan pengolahan pangan
    •    Penyimpanan Produk Pangan
    •    Penyimpanan Bahan Bukan Pangan
    •    Pembuangan sampah
    •    Fasilitas cuci tangan

Bagaimana sebaiknya kondisi lantai dan saluran pembuangan pada ruang pengolahan pangan?
Bersih dan mudah dibersihkan dan tidak menyebabkan genangan air

Bagaimana kondisi dinding pada ruang pengolahan pangan?
    •    Bersih  dan mudah dibersihkan, tahan lama dan licin
    •    Permukaan di tempat sekitar bak cuci piring dan peralatan masak harus tahan terhadap panas, kelembaban yang berlebihan dan kerusakan fisik

Bagaimana pencahayaan yang baik di ruang pengolahan pangan?
    •    Cukup terang
    •    Lampu harus dibersihkan secara teratur
    •    Lampu harus diberi penutup sehingga jika pecah tidak mengkontaminasi pangan

Bagaimana meja kerja yang baik untuk digunakan di ruang pengolahan pangan?
    •    Dalam keadaan bersih dan mudah dibersihkan dan disanitasi
    •    Mudah dipindahkan

Bagiamana keadaan fasilitas yang baik?
    •    Dalam keadaan bersih dan mudah dibersihkan
    •    Suplai air bersih harus cukup
    •    Pisahkan bak tempat mencuci peralatan dapur dan bak untuk penyiapan (pencucian) sayuran, daging, ikan, atau untuk cuci tangan
    •    Tata Letak dirancang agar :
    •    Cukup luas untuk melakukan kegiatan pengolahan pangan
    •    Pekerja mudah menjalankan tugasnya
    •    Alur kerja teratur mulai dari penerimaan bahan, penyiapan, pemasakan, penyajian dan pembersihan

Apa saja yang perlu diperhatikan mengenai peralatan pengolahan pangan?
    •    Dalam keadaan bersih dan mudah dibersihkan serta disanitasi jika perlu
    •    Semua dalam keadaan bersih, bebas karat, debu, jamur, minyak,oli, cat yang terkelupas
    •    Ditempatkan sedemikian rupa sehingga ada ruang atau jarak yang lebar untuk pembersihan
    •    Oven dan kompor diletakkan pada tempat yang kuat dan mudah dibersihkan
    •    Panci-panci,blender, wajan, rantang disimpan terbalik di rak
    •    Piring, cangkir, gelas, mangkok, baskom, piring, cawan, pisau, sendok, garpu dan peralatan sejenis lainnya disimpan di lemari yang bersih, kering, terlinding dari debu, dan sumber pencemaran lainnya
    •    Harus ada cadangan barang pecah belah (pisau,gunting, sendok, garpu) jika diperlukan pada sat sibuk dan pada saat ada yang rusak dapat segera diganti
    •    Kipas angin yang mengalihkan asap dan bau dari tempat masak membantu ventilasi dan kenyamanan kerja

Apa saja yang perlu diperhatikan mengenai penyajian pangan?
Pangan matang  harus ditutup untuk melindungi dari debu, lalat, dan kecoa. Mikroba sangat mudah tumbuh pada pangan berisiko tinggi seperti daging, telur, ikan, ayam dan produk susu. Oleh karena itu, produk-prodk tersebut harus disimpan pada suhu terkendali. Artinya pangan panas harus tetap panas dan pangan dingin harus tetap dingin. Jika pangan berisiko tinggi disimpan pada suhu kamar harus disiapkan dan disajikan diantara 2 jam.
Untuk mencegah kontaminasi :
    •    Gunakan peralatan yang sesuai misalnya alat penjepit, garpu, sendok, alat pencampur
    •    Gunakan bahan pembungkus yang cocok untuk pangan, jangan menggunakan kertas bekas
    •    Sajikan pangan yang pertama matang
    •    Jika perlu dipanaskan kembali, maka lakukan dengan seksama
    •    Simpan pangan matang yang panas tetap panas (>60°C) atau disajikan diantara 4 jam.

Apa saja yang perlu diperhatikan mengenai Pembuangan Sampah?
    •    Sampah bekas pengolahan pangan dan sisa makanan harus segera dibersihkan dan dibuang ke tempat sampah
    •    Pangan yang jatuh ke lantai harus segera dibuang
    •    Tempat sampah harus dilapisi kantong plastik bagian dalamnya dan sellau tertutup
    •    Tempat sampah ditempatkan jauh dari pangan
    •    Tempat sampah dikosongkan dan dibersihkan setiap 24 jam atau jika penuh atau secara teratur
    •    Tempat sampah tersedia dalam jumlah cukup

Apa saja yang perlu diperhatikan mengenai fasilitas cuci tangan?
    •    Mudah dicapai
    •    Di dekat toilet/ruang pengolahan pangan
    •    Bersih dan mudah dibersihkan
    •    Dilengkapi dengan air bersih, sabun dan fasilitas pengering tangan
    •    Gunakan serbet kertas untuk mengeringkan tangan

Bagimana cara mencuci tangan yang baik?
Mencuci tangan terdiri dari lima langkah, Bila tersedia tempat cuci tangan/wastafel :
    •    Basahi tangan
    •    Gunakan sabun
    •    Gosokkan sabun ke tangan secara merata
    •    Bilas tangan
    •    Keringkan tangan dengan serbet bersih

Mengapa mencuci tanngan itu penting?
Secara alami mikroba ada di tangan, mencuci tangan penting untuk mengurangi penyebaran mikroba ke pangan

Kapankah sebaiknya kita mencuci tangan?
    •    Sebelum mulai bekerja
    •    Sebelum mengolah pangan
    •    Diantara penanganan pangan yang berbeda
    •    Sesudah menggunakan toilet
    •    Sesudah menyentuh sampah atau bagian tubuh

Apa yang perlu diperhatikan ketika mencuci tangan?
    •    Jangan mengeringkan tangan dengan pakaian atau celemek
    •    Serbet dapat menyebarkan mikroba sehingga harus diganti sesering mungkin
    •    Gunakan serbet yang berbeda untuk mengeringkan tangan dan peralatan
    •    Jika tangan anda luka, jangan lupa dibalut atau ditutup sebelum menyiapkan  makanan. Perlu diingat bahwa hewan piaraan seperti anjing, burung, terutama kucing seringkali merupakan tempat bersarangnya bibit penyakit yang dapat berpindah ke makanan melalui tangan kita

Mengapa program higiene dan sanitasi perlu untuk sarana pengolahan pangan?
    •    program ini berkaitan erat dengan Pembinaan mutu untuk melindungi masyarakat melalui pengurangan atau penghilangan bahaya mikroba pathogen
    •    Meningkatkan mutu dan masa simpan produk

Apakah kelebihan pemanis buatan dibandingkan dengan pemanis alami?
rasanya lebih manis, membantu mempertajam penerimaan terhadap rasa manis, tidak mengandung kalori atau mengandung kalori yang jauh lebih rendah sehingga cocok untuk penderita diabetes, harganya lebih murah

Apakah fungsi pewarna?
memberi kesan menarik bagi konsumen, menyeragamkan warna makanan, menstabilkan warna, menutupi perubahan warna selama proses pegolahan pangan, mengatasi perubahan warna selama penyimpanan

Bahan pangan apa yang patut diwaspadai mengandung bahan pewarna makanan yang dilarang?
Sirup untuk anak SD yang berwarna merah cerah, tahu yang berwarna kuning, terasi yang berwarna merah mengandung pewarna rhodamin B, terasi yang berwarna hitam lebih bagus dibandingkan terasi yang berwarna merah. Banyak masyarakat yang menggunakan pewarna merah rhodamin agar menganggap terasi tersebut mengandung udang, berhubung harga udang mahal, produsen hanya menggunakan pewarna rhodamin yang sebenarnya digunakan untuk mewarnai tekstil.

Apa tanda-tanda yang nampak bila menggunakan produk pewarna yang tidak dianjurkan?
Bila produk kontak dengan kulit akan terasa sakit, bila tertelan bisa menyebabkan urine berwarna merah atau kuning. Karena akumulasi konsumsi pewarna sintetis dapat terdapat pada tubuh dan mengakibatkan warna urine menjadi kuning.

Bagaimana dengan cara pengawetan tradisional yang banyak digunakan?
Cara pengawetan tradisional dapat menggunakan gula dan atau garam. Anda tidak perlu mengkhawatirkan permen yang mengandung gula murni atau pemanis buatan, karena telah ada ketetapan dalam pelabelan pangan bahwa produsen wajib mencantumkan kode ”bahan tambahan makanan” pada label pangan jika produk yang dihasilkannya menggunakan pengawet. Pengawet dapat digunakan dalam batas normal.  Pada industri rumah tanggapun telah menggunakan sertifikat penyuluhan (SP) yang dapat dilihat pada kemasan bahan pangan, SP ini sebagai tanda bahwa produk yang dihasilkan telah diaudit oleh badan POM (biasanya berisi 12 digit angka).

Bagaimana dengan pembungkusan makanan yang aman, karena sekarang banyak pangan yang dibungkus?
Bahan pembungkus dan cara membungkus makanan dapat merupakan sumber pencemaran kuman berbahaya, bahan kimia beracun, atau benda berbahaya lainnya. Oleh karena itu, perlu diperhatikan bahan-bahan pembungkus dan cara membungkus makanan.
Makanan tidak boleh dibungkus dengan kertas koran atau kertas bekas ketikan. Jika terpaksa digunakan kertas bekas ketikan, permukaan yang diketik harus diletakkan di bagian luar yang tidak bersentuhan dengan makanan.
Selain itu, makanan tidak boleh dibungkus di dalam kantong plastik yang bukan untuk makanan. Kantung plastik kresek tidak boleh digunakan langsung untuk membungkus makanan. Untuk membungkus pembungkus, tidak boleh digunakan staples karena jika masuk ke dalam makanan akan berbahaya, sebaiknya digunakan selotip. Jika digunakan pembungkus daun, maka daun harus dicuci atau dilap dengan lap basah lebih dahulu, kemudian daun yang telah diisi makanan segera ditutup dengan lidi.

Apa yang dimaksud dengan minyak jelantah?
Minyak jelantah adalah minyak yang sudah digunakan berulang kali, dimana kualitas minyak tersebut sudah menurun dan mengeluarkan kandungan polimer dan bersifat polar yang bisa terserap dalam makanan.

Apa bahaya minyak jelantah
Minyak jelantah juga mengandung zat radikal bebas seperti peroksida, epioksida, dan lainnya yang bersifat karsinogenik dan mutagenik yang mengubah sel normal menjadi ganas. Dari penelitian yang sudah dilakukan membuktikan bahwa minyak jelantah mengandung gugus benzen yang dapat mengeluarkan senyawa dioksin ketika digunakan untuk menggoreng dengan temperatur di bawah 80OC.

Bagaimana pengaruh minyak jelantah terhadap kesehatan tubuh?
Banyak sekali gangguan kesehatan yang disebabkan oleh minyak jelantah, jika dikonsumsi diantaranya adalah: gangguan sistem reproduksi sel tubuh, kanker usus, kanker kolon, tekanan darah tinggi, dan keracunan akut.

Apakah akibat dari penggunaan minyak goreng yang digunakan berulang kali?
Penggunaan minyak goreng dalam waktu lama dan berkali-kali dapat menyebabkan ikatan rangkap teroksidasi membentuk gugus peroksida dan monomer siklik. Penelitian pada binatang menunjukkan gugus peroksida dalam dosis yang besar yang dapat merangsang terjadinya kanker kolon.

Bagaimana proses terbentuknya racun dari minyak goreng?
Selama kita menggoreng makanan terjadi perubahan fisika, kimia, baik pada makanan yang digoreng maupun minyak yang digunakan sebagai media untuk menggoreng. Bila suhu pemanasan lebih tinggi dari suhu normal (168–196°F) 80oC, akan terjadi percepatan proses degradasi dan oksidasi minyak goreng. Proses degradasi minyak menghasilkan reaksi berantai yang menghasilkan alkohol, aldehid, asam dan hidro karbon yang membuat warna minyak goreng menjadi gelap. Sedangkan proses oksidasi membuat minyak lebih cepat tengik. Selanjutnya proses dehidrasi (hilangnya air dari minyak) akan meningkatkan kekentalan minyak dan pembentukan radikal bebas (molekul yang mudah bereaksi dengan unsur lain). Proses ini menghasilkan zat yang bersifat toksik (racun) bagi manusia. Percobaan pada tikus, dengan dosis 2,5% dalam makanan, zat ini mengakibatkan keracunan yang akut setelah 7 hari masa percobaan.

Usaha atau langkah-langkah apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari mengkonsumsi minyak jelantah?
    •    Diusahakan tidak jajan sembarangan.
    •    Perhatikan makanan yang akan dibeli terutama gorengan. Apakah minyak yang dipakai sudah tidak layak lagi.
    •    Maksimum pemakaian minyak cukup 3 kali, dengan catatan minyak goreng tersebut masih bagus
    •    Ketika akan mengunakan kembali minyak goreng agar disaring sehingga tidak ada sisa makanan sebelumnya.
    •    Jangan membeli minyak goreng bekas pakai, meskipun lebih murah.
    •    Memperhatikan cara menyimpan minyak, sebab kerusakan minyak tidak hanya terjadi karena dipakai menggoreng. Penyimpanan yang salah dalam jangka tertentu bisa menyebabkan kerusakan karena pecahnya ikatan trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak bebas (free fatty acid/FFA). Selain menyebabkan tengik, FFA juga bisa menaikkan kolesterol darah.

Bagaimana cara penyimpanan minyak goreng?
Simpanlah minyak goreng atau lemak pada tempat yang sejuk dan gelap. Perlu diingat, cahaya dan panas mempercepat proses kerusakan minyak dan lemak.

Bagaimana cara penyimpanan minyak jelantah?
    •    Untuk minyak jelantah, setelah menggoreng hendaknya minyak didinginkan dan kemudian disaring dengan menggunakan kain saring (saringan tahu) atau penyaring halus lainnya. Penyaringan akan menghilangkan sisa-sisa produk pangan yang gosong, sehingga akan mempengaruhi perubahan warna dan cita rasa.
    •    Simpan minyak goreng bekas pakai yang telah disaring pada tempat yang bersih dan di tempat yang gelap dan sejuk (refrigerator). Jika akan digunakan lagi, tambahkan sedikit minyak yang masih segar supaya jumlahnya tetap mencukupi.

Bolehkah minyak goreng yang masih bening  digunakan untuk menggoreng lebih dari 3 kali?
Biarpun minyak goreng terlihat bening, bila minyak goreng telah digunakan untuk menggoreng pada suhu tinggi maka akan mengalami perubahan fisiko kimia. Perlu diingat, bahwa minyak goreng hanya boleh digunakan 1–3 kali. Makanan yang digoreng gosong lebih baik dihindari karena akan menyebabkan karsinogenik. Pada suhu tinggi, makanan akan mengalami perubahan dari kandungan zat gizi seperti vitamin.

Mengapa BTP sering ditmbahkan ke dalam Pangan?
BTP adalah bahan yang tidak dikonsumsi langsung sebagai makanan dan tidak merupakan bahan baku pangan, dan penambahannya ke dalam pangan ditujukan untuk mengubah sifat-sifat makanan seperti bentuk, tekstur, warna, rasa, kekentalan, dan aroma, untuk mengawetkan, atau untuk mempermudah proses pengolahan.

Secara khusus BTP digunakan pada pangan sebagai apa saja?
    •    Mengawetkan makanan dengan mencegah pertumbuhan mikroba perusak pangan atau mencegah terjadinya reaksi kimia yang dapat menurunkan mutu pangan
    •    Membentuk makanan menjadi lebih  baik, renyah dan lebih enak di mulut.
    •    Memberikan warna dan aroma yang lebih menarik sehingga menambah selera
    •    Meningkatkan kualitas pangan
    •    Menghemat biaya

Pelanggaran apa sajakah yang biasa dilakukan oleh produsen pangan?
    •    Menggunakan bahan tambahan yang dilarang penggunaannya untuk makanan
    •    Menggunakan BTP melebihi dosis yang diizinkan

Bagaimana menggolongkan BTP?
BTP dikelompokkan berdasakan tujuan penggunaannya di dalam pangan. Pengelompokan BTP yang diijinkan digunakan pada makanan menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/Menkes/Per/IX/88 adalah sebagai berikut :
    •    Pewarna, yaitu BTP yang dapat memperbaiki atau memberi warna pada makanan
    •    Pemanis buatan, yaitu BTP yang dapat menyebabkan rasa manis pada makanan, yang tidak atau hampir tidak mempunyai nilai gizi
    •    Pengawet, yaitu BTP yang dapat mencegah atau menghambat fermentasi, pengasaman atau penguraian lain pada makanan yang disebabkan oleh pertumbuhan mikroba
    •    Antioksidan, yaitu BTP yang dapat mencegah atau menghambat proses oksidasi lemak sehingga mencegah terjadinya ketengikan
    •    Antikempal, yaitu BTP yang dapat mencegah mengempalnya (menggumpalnya) makanan yang berupa serbuk seperti tepung atau bubuk
    •    Penyedap rasa dan aroma, penguat rasa, yaitu BTP yang dapat memberikan menambah atau mempertegas rasa dan aroma
    •    Pengatur keasaman (pengasam, penetral, dan pendapar), yaitu BTP yang dapat mengasamkan, menetralkan, dan mempertahankan derajat keasaman makanan
    •    Pemutih dan pematang tepung, yaitu BTP yang dapat mempercepat proses pemutihan dan atau pematang tepung sehingga dapat memperbaiki mutu pemanggangan
    •    Pengemulsi, pemantap dan pengental, yaitu BTP yang dapat membantu terbentuknya dan memantapkan sistem dispersi yang homogen pada makanan
    •    Pengeras, yaitu BTP yang dapat memperkeras atau mencegah melunaknya makanan
    •    Sekuestran, yaitu BTP yang dapat mengikat ion logam yang ada dalam makanan, sehingga memantapkan warna, aroma dan tekstur.

Adakah peraturan yang mengatur pewarna yang aman pada makanan?
Ada, Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 722/Menkes/Per/IX/88, yang mengatur mengenai pewarna yang dilarang digunakan dalam makanan, pewarna yang diizinkan serta batas penggunaannya, termasuk penggunaan bahan pewarna alami.

Apa sebenarnya tujuan dari dikeluarkannya peraturan untuk mengatur penggunaan BTP?
Tujuan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah adalah  untuk melindungi masyarakat dari makanan yang menggunakan BTP yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan karena penggunaan BTP yang tidak sesuai dengan ketentuan mempunyai pengaruh terhadap kesehatan manusia.

Adakah pewarna yang dilarang penggunaannya?
Peraturan Menteri  Kesehatan  RI  No.235/Menkes/Per/VI/79 menjelaskan tentang Zat Wama yang dilarang digunakan Dalam Makanan. Berikut adalah pewarna yang dinyatakan berbahaya bagi kesehatan:
    •    Auramine*
    •    Alkanet
    •    Butter Yellow*
    •    Black 7984
    •    Burn Umber
    •    Chrysoidine*
    •    Crysoine
    •    Citrus Red No. 2*
    •    Chocolate Brown FB
    •    Fast Red E
    •    Fast Yellow AB
    •    Guinea Green B*
    •    Indanthrene Blue RS
    •    Magenta*
    •    Metanil Yellow*
    •    Oil Orange SS*
    •    Oil Orange XO*
    •    Oil Orange AB*
    •    Oil Yellow OB*
    •    Orange G
    •    Orange GGN
    •    Orange RN
    •    Orchid and Orcein
    •    Ponceau 3R*
    •    Ponceau SX*
    •    Ponceau 6R
    •    Rhodamin B*
    •    Sudan I*
    •    Scarlet GN
    •    Violet 6B

Jenis bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam makanan?
    •    Asam borat dan senyawanya
    •    Asam salisilat dan garamnya
    •    Dietilpirokarbonat
    •    Dulsin
    •    Kalium klorat
    •    Kloramfenikol
    •    Minyak nabati yang dibrominasi
    •    Nitrofurazon
    •    Formalin (formaldehida).

Apakah penyimpangan atau pelanggaran mengenai BTP?
Penggunaan bahan tambahan yang dilarang untuk makanan dan penggunaan BTP melebihi dosis yang diizinkan.

Apakah penyedap rasa yang diizinkan untuk makanan?
Monosodium glutamat (MSG)

Apakah sumber kontaminasi dalam membuat makanan?
Pekerja (kulit, mulut, hidung, tenggorokan, mata dan telinga, alat pencernaan), hewan (ternak besar, unggas, hewan peliharan, binatang pengerat, serangga), lingkungan (air buangan, tanah), dan kontaminan lain seperti udara, bahan pangan, dinding, lantai, langit-langit

Bagaimana pengaruh minyak jelantah terhadap kesehatan tubuh?
Banyak sekali gangguan kesehatan yang disebabkan oleh minyak jelantah, jika dikonsumsi diantaranya adalah: gangguan sistem reproduksi sel tubuh, kanker usus, kanker kolon, tekanan darah tinggi, dan keracunan akut. Penggunaan minyak goreng dalam waktu lama dan berkali-kali dapat menyebabkan ikatan rangkap teroksidasi membentuk gugus peroksida dan monomer siklik. Penelitian pada binatang menunjukkan gugus peroksida dalam dosis yang besar yang dapat merangsang terjadinya kanker kolon. Selama kita menggoreng makanan terjadi perubahan fisika, kimia, baik pada makanan yang digoreng maupun minyak yang digunakan sebagai media untuk menggoreng.Bila suhu pemanasan lebih tinggi dari suhu normal (168–196°F) 80oC, akan terjadi percepatan proses degradasi dan oksidasi minyak goreng. Proses degradasi minyak menghasilkan reaksi berantai yang menghasilkan alkohol, aldehid, asam dan hidro karbon yang membuat warna minyak goreng menjadi gelap. Sedangkan proses oksidasi membuat minyak lebih cepat tengik. Selanjutnya proses dehidrasi (hilangnya air dari minyak) akan meningkatkan kekentalan minyak dan pembentukan radikal bebas (molekul yang mudah bereaksi dengan unsur lain). Proses ini menghasilkan zat yang bersifat toksik (racun) bagi manusia. Percobaan pada tikus, dengan dosis 2,5% dalam makanan, zat ini mengakibatkan keracunan yang akut setelah 7 hari masa percobaan.

Darimanakah minyak jelantah diperoleh dan siapa yang masih menggunakan minyak tersebut untuk mengolah makanan?
Bicara soal sumber minyak jelantah mudah sekali dilacak mulai dari rumah tangga, pedagang asongan sampai ke pengusaha restoran dan hotel. Sedangkan pemakai minyak jelantah mayoritas adalah ibu-ibu rumah tangga dan pedagang asongan yang menggunakan minyak sebagai media pengolah makanan. Dalam kehidupan sehari-hari bisa kita lihat sisa minyak yang tidak habis, sering dipakai lagi untuk menggoreng kerupuk, cakwe, goreng ayam, burung, bebek, tahu, tempe, dsb. Kadang minyak yang digunakan sudah hitam legam, tetapi masih digunakan untuk menggoreng, sudah tidak terhitung berapa kali minyak yang sudah tidak layak tersebut digunakan lagi. Padahal minyak jelantah tersebut mengandung zat radikal bebas yang bersifat karsinogenik dan mutagenik yang mengubah sel normal menjadi ganas (kanker).

Usaha atau langkah-langkah apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari mengkonsumsi minyak jelantah?
    •    Agar diusahakan tidak jajan sembarang, perhatikan makanan yang akan dibeli terutama gorengan. Apakah minyak yang dipakai sudah tidak layak lagi.
    •    Khususnya ibu-ibu rumah tangga, jangan sayang membuang minyak yang sudah dipakai. Maksimum pemakaian minyak cukup 3 kali, itupun kalau minyaknya masih bagus dan kalau mau dipakai agar disaring sehingga tidak ada sisa makanan sebelumnya. Jangan membeli minyak goreng bekas pakai, biarpun harganya lebih murah.
Agar memperhatikan cara menyimpan minyak, sebab kerusakan minyak tidak hanya terjadi karena dipakai menggoreng. Penyimpanan yang salah dalam jangka tertentu bisa menyebabkan kerusakan karena pecahnya ikatan trigliserida menjadi gliserol dan asam lemak bebas (free fatty acid/FFA). Selain menyebabkan tengik, FFA juga bisa menaikkan kolesterol darah.

Bagaimana tindakan pemerintah untuk mengatasi peredaran minyak jelantah di kalangan masyarakat?
Badan POM, Balai Besar POM, dan Depkes mengatasi masalah ini dengan menginformasikan mengenai minyak jelantah dengan menyebarkan leaflet yang berisi ciri-ciri minyak jelantah, perubahan fisik dan kimiawi, kerugian lainnya menggunakan minyak jelantah, dan tips menyimpan minyak goreng.
Tips menyimpan minyak goreng :
    •    Simpan minyak di tempat tertutup dan sejuk
    •    Hindari minyak dari udara terbuka
    •    Hindari minyak dari sinar matahari langsung karena akan teroksidasi
    •    Gunakan wadah plastik atau gelas yang kering dan bersih
    •    Wadah penyimpanan minyak goreng harus kedap cahaya
    •    Pisahkan minyak jelantah dengan minyak segar

Dapatkah minyak jelantah ini diproses lagi agar bisa dipergunakan lagi untuk memasak makanan?
Kerusakan minyak tidak bisa dicegah, namun dapat diperlambat dengan memperhatikan beberapa faktor yang mempengaruhinya.
    •    Oksigen; semakin banyak oksigen semakin cepat teroksidasi
    •    Ikatan rangkap; semakin banyak ALTJ-nya semakin mudah teroksidasi
    •    Suhu; Suhu penggorengan dan penyimpanan yang tinggi akan mempercepat reaksi
    •    Cahaya serta ion logam tembaga (Cu+2) dan besi (Fe+2 ) yang merupakan faktor katalis proses oksidasi
    •    Antioksidan; semakin tinggi antioksidan ditambahkan semakin tahan terhadap oksidasi.
Meski demikian bukan berarti minyak rusak tidak dapat membuat makanan lezat. Faridatus Saa’dah dkk. dari SMU BPPT Lamongan -juara III LKIR tingkat nasional beberapa waktu lalu- telah membuktikan, pengolahan kembali dengan mencampurkan perasan buah mengkudu dapat meningkatkan mutu minyak rusak (Republika, 12/4).
Caranya : Buah mengkudu masak – satu mengkudu untuk seperempat liter minyak – ditumbuk dan diperas untuk diambil sarinya. Sari ini lalu dicampur minyak goreng yang telah berulangkali dipakai. Setelah tercampur dibiarkan selama kurang 5 sampai 10 menit, selanjutnya diendapkan, dipanaskan pada suhu 50oC, dan terakhir disaring. Bahan lain yang juga mampu berbuat hal serupa adalah arang tempurung dan lidah buaya. Hasil penelitian siswa SMU di Jogjakarta (Pemenang lomba karya ilmiah LIPI) tahun 2001, berdasarkan penelitiannya menyimpulkan, perendaman arang tempurung dan lidah buaya dalam minyak jelantah sisa penggorengan selama 24 jam terbukti memperbaiki kualitas kimia maupun fisik minyak. Perlakuan ini dapat menurunkan dampak negatif terhadap kesehatan dengan penurunan angka peroksida sebesar 75 % dan FFA 58,3 %.

Benarkah jelantah dapat merangsang penyakit kanker kolon?
Selama kita menggoreng makanan, terjadi perubahan fisiko –kimia, baik pada makanan yang digoreng maupun minyak yang dipakai sebagai media untuk menggoreng memanaskan).
Bila suhu pemanasan lebih tinggi daripada suhu normal (168-196oC), akan terjadi percepatan proses degradasi dan oksidasi minyak goreng. Proses degradasi minyak menghasilkan reaksi berantai yang menghasilkan alkohol, aldehid, asam, dan hidrokarbon yang membuat warna minyak goreng menjadi lebih gelap. Sedangkan proses oksidasi membuat minyak lebih cepat tengik.
Selanjutnya, proses dehidrasi (hilangnya air dari minyak) akan meningkatkan kekentalan minyak dan pembentukan radikal bebas (molekul yang mudah bereaksi dengan unsur lain). Proses ini menghasilkan zat yang bersifat toksik (berefek racun) bagi mianusia. Pada dosis 2,5 % dalam makanan, zat ini dapat mengakibatkan keracunan yang akut pada tikus setelah tujuh hari masa percobaan.
Karena semua alasan inilah, maka penggunaan minyak jelantah secara berulang-ulang berbahaya bagi kesehatan, karena proses tersebut dapat membentuk radikal bebas dan senyawa toksik yang bersifat racun.

Bagaimana tips memilih minyak goreng?
    •    Biasakan membaca label dengan teliti!
    •    Hindari produk pangan yang mengandung lemak terlalu tinggi, dan terutama lemak atau minyak jenuh dan terhidrogenasi (hydrogenated oil)
    •    Simpanlah minyak goreng atau lemak pada tempat yang sejuk dan gelap. Perlu diingat, cahaya dan panas mempercepat proses kerusakan minyak dan lemak.
    •    Simpanlah minyak atau lemak di lemari es, tetapi jangan kaget jika minyak atau lemak yang disimpan tersebut berubah menjadi berkabut dan akhirnya padat. Hal ini tidak apa-apa. Jika mau digunakan, biarkan beberapa saat di suhu kamar, maka minyak tersebut akan kembali mencair dan menjadi bening.
    •    Jangan tambah lagi minyak dalam diet anda. Kemungkinannya adalah bahwa anda telah memperoleh cukup lemak dari makanan yang anda konsumsi sehari-hari. Kalau memungkinkan, gunakan jenis-jenis minyak seperti minyak olive, minyak canola, minyak bunga matahari ditambahkan asam cuka atau jus jeruk lemon. Tambahkan bawang putih segar dan rempah-rempah lain sesuai dengan selera dan kesukaan masing-masing.
    •    Gunakanlah jenis minyak atau lemak yang lebih tidak jenuh, dan usahakan pula untuk mengurangi takarannya.
    •    Pada saat menggoreng, cuci, bersihkan, dan keringkan wajan penggorengan dengan baik. Pastikan bahwa wajan tidak lagi mengandung sabun atau deterjen yang walaupun sedikit, akan menyebabkan terbentuknya busa dan gelembung udara selama proses penggorengan. Hal ini akan mempercepat proses kerusakan minyak.
    •    Keringkan atau tiriskan dengan baik produk pangan yang akan digoreng. Air yang berlebihan pada produk pangan yang digoreng mempercepat kerusakan dan ketengikan minyak goreng. Adanya air juga dapat membahayakan karena bisa menyebabkan percikan minyak panas dan menyebabkan kerusakan kulit atau bahkan kebakaran.
    •    Produk pangan beku sebaiknya dilelehkan dan ditiriskan terlebih dulu sebelum digoreng.
    •    Pada proses memasak, panaskan minyak terlebih dulu sebelum dimasukkan bahan pangan yang akan digoreng. Hal ini mempersingkat waktu dimana produk pangan tersebut dicelup dengan minyak, sehingga mengurangi jumlah minyak yang terserap pada bahan pangan tersebut.
    •    Jika melakukan penggorengan dengan teknik oseng-oseng (stir frying), gunakan penggoreng yang tidak lengket (non-stick pan) dan tambahkan hanya sedikit saja minyak (3 atau 4 sendok teh).
    •    Hindari menggunakan minyak yang telah digunakan secara berlebihan, suhu terlalu tinggi, waktu terlalu lama, ataupun penggunaan minyak jelantah untuk menggoreng makanan.
    •    Untuk minyak jelantah, setelah menggoreng hendaknya minyak didinginkan dan kemudian disaring dengan menggunakan kain saring (saringan tahu) atau penyaring halus lainnya. Penyaringan akan menghilangkan sisa-sisa produk pangan yang gosong, sehingga akan mempengaruhi perubahan warna dan cita rasa.
    •    Simpan minyak goreng bekas pakai yang telah disaring pada tempat yang bersih dan di tempat yang gelap dan sejuk (refrigerator). Jika akan digunakan lagi, tambahkan sedikit minyak yang masih segar supaya jumlahnya tetap mencukupi.

Mengapa kita harus mencuci tangan sebelum mengolah makanan?
Sebelum kita mengolah makanan yang pertama harus diperhatikan adalah kebersihantangan. Sebab tangan merupakan salah satu sumber kontaminasi pada makanan. Tangan yang kotor atau terluka akan mengotori makanan yang diolah, apalagi tangan yang dihinggapi penyakit kulit, sebaiknya kalau tangan kita kita tidak sehat dan sedang mengalami penyakit kulit janganlah mengolah makanan, sebab banyak efek negatif yang akan menyebabkan makanan tidak bersih dan sehat.

Selain mencuci tangan apa yang harus diperhatikan dalam mengolah makanan?
Selain mencuci tangan yang  harus diperhatikan adalah kebersihan ruang pengolahan (dapur) beserta peralatan memasak juga harus kita jaga kebersihannya. Ruang dapur dan peralatan masak yang bersih dan rapi akan mendatangkan kenyamanan dalam memasak makanan. Disamping itu kita bisa memasak dan mengolah makanan dengan bersih maka sedikit kemungkinan makanan yang kita masak tercemar atau terkontaminasi oleh bakteri atau serangga yang beterbangan. Harus kita ketahui papan talenan yang kita gunakan harus bersih dan tidak boleh digunakan untuk memotong makanan yang mentah dengan yang sudah matang.

Apakah peran kepala sekolah dalam penjaminan keamanan pangan di sekolah?
    •    Memastikan keamanan pangan termasuk dalam program peningkatan kualitas sekolah
    •    Menyediakan fasilitas kantin, tolilet, dan cuci tangan yang baik dan cukup
    •    Bersama-sama dengan tim keamanan pangan sekolah untuk mengembangkan kebijakan dan prosedur memastikan agar kantin menerapkan cara penanganan, pengolahan, dan penyajian pangan yang baik
    •    Mengkomunikasikan ke seluruh warga sekolah tentang pentingnya memenuhi persyaratan keamanan pangan
    •    Komunikasi dapat disampaikan setiap kali melakukan upacara bendera atau dalam kesempatan lain
    •    Menetapkan rencana manajemen keamanan pangan yang telah dibuat oleh tim keamanan pangan
    •    Berkoordinasi dengan instansi terkait (seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Balai Besar/ Balai POM, Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, dan Dinas terkait lainnya) dalam pelaksanaan keamanan pangan sekolah
    •    Bersama-sama dengan guru UKS dan dokter sekolah/pegawai administrasi mengembangkan kebijakan dan prosedur untuk merekam gejala-gejala yang dialami siswa ketika sakit
    •    Mengadakan / mengikutsertakan tim keamanan pada pelatihan terkait keamanan pangan
    •    Mendorong penanggung jawab kantin memiliki sertifikat higiene dan sanitasi dari Dinas Kesehatan serta Piagam Bintang Keamanan Pangan Kantin Sekolah dari Balai Besar/Balai POM

Apakah peran dari tim keamanan pangan sekolah dalam penjaminan keamanan pangan di sekolah?
    •    Mensosialisasikan keamanan pangan bagi warga sekolah
    •    Menyelenggarakan kegiatan yang berhubungan dengan upaya peningkatan keamanan pangan termasuk penerapan praktek-praktek keamanan pangan sekolah
    •    Memantau penerapan cara penanganan, pengolahan dan penyajian pangan yang baik di kantin sekolah
    •    Memastikan upaya perbaikan terus dilakukan oleh kantin sekolah termasuk menjamin agar pengelola kantin menggunakan peralatan pengolah atau penyajian pangan yang baik dan bersih
    •    Mengawasi agar toilet dan tempat cuci tangan selalu bersih dan terawat
    •    Mendorong berjalannya kegiatan mencuci tangan yang dilakukakn dengan cara yang benar
    •    Tim keamanan pangan termasuk dokter kecil aktif melaporkan kejadian di lingkungan sekolah kepada pihak yang berwenang termasuk penggunaan fasiliyas notifikasi elektronik yang disediakan Badan POM

Apakah peran dokter sekolah atau petugas klinik kesehatan sekolah dalam penjaminan keamanan pangan di sekolah?
    •    Membantu kepala sekolah merumuskan kebijakan kesehatan secara umum dan keamanan pangan di sekolah
    •    Memantau secara terus menerus kondisi sekolah untuk mengantisipasi terjadinya KLB keracunan pangan
    •    Memeriksa dan memulihkan kondisi komunitas sekolah yang sakit terutama yang menunjukkan gejala keracunan pangan seperti mual, muntah dan diare
    •    Memeriksa kesehatan pekerja kantin dan memastikan hanya pekerja sehat saja yang bekerja di kantin sekolah
    •    Mengevaluasi ketidakhadiran komunitas sekolah karena sakit
    •    Bekerjasama dengan semua unsur sekolah dan dinas kesehatan setempat dalam pencegahan dan pengendalian KLB keracunan pangan

Hal-hal kritis apakah yang perlu diperhatikan oleh pengelola kantin dalam penjaminan keamanan pangan di sekolah?
    •    Mengupayakan kantinnya mendapat sertifikat higiene dan sanitasi serta Piagam Bintang Keamanan Pangan untuk kantin sekolah
    •    Memberikan pelatihan praktek keamanan pangan dasar: higiene dan sanitasi serta cara pengolahan pangan yang baik kepada semua pekerja yang menangani pangan
    •    Menilai kualitas pangan olahan maupun pangan siap saji yang tidak diolah di kantin sekolah
    •    Memastikan semua peralatan penanganan, pengolahan, dan penyajian dalam keadaan baik dan bersih
    •    Memantau penjaja pangan agar mempertahankan makanan panas tetap panas dan makanan dingin tetap dingin, melakukan pemanasan ulang makanan sampai mendidih, mencegah kontaminasi silang dan senantiasa mencuci tangan pada waktu yang tepat

Apa sajakah yang dapat dilakukan oleh orang tua atau keluarga dalam upaya peningkatan keamanan pangan?
    •    Membiasakan anak dan anggota keluarga lainnya untuk mencuci tangan dan menerapkan perilaku yang sehat dalam menangani pangan
    •    Mempersiapkan dan mengemas pangan untuk bekal anaknya dengan cara yang benar
    •    Mengetahui penyebab dan gejala penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kuman atau cemaran kimia yang ada pada pangan
    •    Segera meminta pertolongan medis ketika anak menunjukkan gejala penyakit seperti gangguan pada pencernaannya
    •    Mendukung kebijakan keamanan pangan di sekolah anaknya

Apakah itu tim keamanan pangan sekolah?
Tim keamanan pangan sekolah adalah komponen utama dalam manajemen keamanan pangan sekolah mandiri. Sebagai komponen utama, tim bertanggung jawab kepada kepala sekolah untuk memastikan bahwa semua aspek untuk mencapai keamanan pangan telah dilakukan dengan baik

Apakah peran dari ketua tim keamanan pangan sekolah?
Ketua tim berperan besar dalam membangun komunikasi yang efektif antar anggota tim, maka disarankan ketua tim memiliki kemampuan memimpin yang baik disamping mengerti konsep keamanan pangan dan lebih baik lagi bila yang ditunjuk telah mengikuti pelatihan keamanan pangan

Apakah tugas dari ketua tim?
    •    Memimpin tim dan bertanggung jawab kepada kepala sekolah
    •    Menyusun target pelaksanaan kegiatan
    •    Bertanggung jawab agagr kegiatan keamanan pangan (penyusunan, sosialisasi, pelaksanaan, pemantauan) berjalan dengan baik dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan
    •    Melakukan evaluasi keberhasilan pelaksanaan keamanan pangan sekolah

Apakah itu anggota senior di dalam tim keamanan pangan sekolah?
Anggota senior adalah guru (guru pembina siswa, guru olahraga atau guru lainnya), pegawai yang ditunjuk untuk membantu kegiatan tim keamanan pangan dan perwakilan dari orang tua murid

Apakah tugas dari anggota senior dalam tim keamanan pangan sekolah?
    •    Melakukan pendampingan dan bimbingan terhadap junior
    •    Melaksanakan pelatihan bagi pengelola/pekerja kantin
    •    Melaksanakan audit internal kantin sekolah
    •    Menjadi pengawas kantin sekolah dan pemerhati pedagang di sekitar sekolah

Apakah itu anggota junior di dalam tim keamanan pangan sekolah? Dan apah tugasnya?
Anggota junior adalah anggota dari kelompok siswa, yang betugas:
    •    Menjalankan tugas sebagai pengawas lapangan
    •    Melakukan notifikasi elektronik dengan bimbingan anggota senior
    •    Memberi contoh perilaku sehat pada sesama siswa

Mengapa keracunan makanan bisa terjadi?
Kesalahan mengolah, menangani, dan menyimpan pangan menyebabkan masuknya cemaran ke dalam pangan. Cemaran ini ada yang bisa menyebabkan penyakit.

Bagaimana menjaga agar pangan di kantin tetap aman?
Pengelola kantin harus mencegah cemara berbahaya masuk ke dalam pangan dengan cara:
    •    Menjaga kebersihan tempat dan pekerja
    •    Menangani pangan dengan cara yang aman
    •    Memasak pangan dengan sempurna
    •    Menyimpan pangan pada suhu yang tepat

Kantin yang bersih itu seperti apa?
    •    Berada di lingkungan bersih
    •    Ruangan dan peralatannya bersih
    •    Pangan yang dijual disimpan atau dikemas dalam tempat tertutup
    •    Pekerjanya sehat dan bersih

Bagaimana cara menghindari jajan sembarangan?
    •    Belilah makanan di tempat yang bersih, jauh dari tempat sampah untuk melindungi dari pencemaran debu, seramgga, dan hama (lalat, tikus, kecoa, dll)
    •    Belilah makanan dari penjual yang bersih, rapi, dan tidak langsung menyentuh makanan
    •    Belilah makanan yang peralatan pengolahan dan wadah penyimpanannya bersih serta tertutup
    •    Belilah makanan yang dikemas dengan kemasan yang diperuntukkan untuk makanan
    •    Belilah makanan yang menggunakan bahan yang aman (bebas formalin, boraks, rhodamin B, methanyl yellow) dan minuman yang dibuat dengan air matang

Mengapa perlu memisahkan pangan yang matang dengan pangan yang mentah?

Bagaimana persyaratan untuk menjadi kantin sekolah yang baik?
Melakukan cara pengolahan pangan yang benar, menggunakan BTP (Bahan Tambahan Pangan) dengan takaran yang tepat dan jangan menggunakan bahan berbahaya seperti formalin, boraks, rhodamin B, dan methanil yellow.•••


    Share