Agustus 02, 2025

BPOM DI ACARA ISTIQLAL HALAL WALK 2025

Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pola makan sehat, permintaan terhadap produk olahan pun terus meningkat. Hal ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan industri pangan untuk berinovasi. Pemerintah juga mendorong penggunaan bahan baku lokal sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Meski demikian, tantangan dalam aspek produksi, mutu, pemasaran, dan pemahaman preferensi konsumen tetap perlu dikelola dengan baik untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan usaha. 

 

Untuk mempertahankan keamanan dan mutu diperlukan pengelolaan proses produksi dan penjaminan keamanan produk, yang salah satunya dapat dilakukan melalui penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Halalan Thoyyiban merupakan 2 kriteria utama yang harus dipenuhi suatu produk pangan agar dapat dikategorikan berkualitas. Oleh karena itu BPOM bekerjasama dengan BPJPH untuk melakukan pembinaan kepada UMK pangan olahan.  

 

Badan POM beserta 76 UPT BPOM di seluruh Indonesia secara rutin melakukan pembinaan dan pendampingan kepada UMK pangan olahan, baik secara daring maupun luring seperti pada hari ini. Badan POM juga memiliki program edukasi rutin kepada pelaku UMKM pangan olahan dalam bentuk Webinar Dapoer Kita dan Webinar UMK Camp. Bagi Masyarakat ada Webinar Series Keamanan Pangan untuk Konsumen Cerdas (Webinar Paman KeCe), termasuk berkolaborasi dengan stakeholder terkait seperti hari ini di event Istiqlal Halal Walk 2025 batch 4”

 

Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan menjadi narasumber pada 12, 19, dan 26 Juli 2025 serta pada 2 Agustus 2025 dengan paparan terkait Peran BPOM  Dalam Mewujudkan Keamanan Pangan Di Indonesia - Melalui Sosialisasi Keamanan Pangan dan Perizinan Produk UMKM Pangan Olahan. Diharapkan melalui kegiatan-kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana edukasi dan diskusi bagi masyarakat, pelaku usaha serta pemangku kepentingan lainnya mengenai potensi, inovasi, dan strategi pengolahan dan pengembangan produk olahan di Indonesia, tentunya dengan menerapkan CPPOB untuk keamanan dan mutu produk. Diharapkan peserta dapat memperoleh wawasan baru, keterampilan praktis, serta inspirasi dalam mengembangkan produk olahan yang berkualitas dan kompetitif di pasar.

 

Dengan kehadiran BPOM yang diwakili oleh Direktorat Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Pangan Olahan pada  acara Istiqlal Halal Walk 2025 ini, dapat meningkatkan pengetahuan tentang Keamanan Pangan, pengenalan standar dan regulasi pangan olahan serta pengenalan terhadap Izin edar produk pangan olahan terutama izin edar BPOM MD. 

Sarana