Juli 09, 2025

Jadi Pahlawan Jajanan Sehat! Guru dan Petugas Kesehatan di Cilacap Ikut Pelatihan Keren

Cilacap – Siapa bilang jadi pahlawan harus punya kekuatan super? Di Cilacap, para guru, kepala sekolah, dan petugas kesehatan baru saja mengikuti pelatihan keren untuk menjadi pahlawan jajanan anak sekolah  di lingkungan sekolah!

Pada tanggal 8 Juli 2025, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Banyumas, bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, mengadakan acara "Bimbingan Teknis Kader Keamanan Pangan". Acara ini adalah bagian dari program besar untuk menciptakan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang aman di Cilacap.

Siapa Saja yang Ikutan?

Pelatihan ini diikuti oleh tim hebat yang peduli banget sama kesehatan kita. Ada para Kepala Sekolah dan Guru dari SD Negeri 01 Gunungsimping Cilacap dan MTs Negeri 5 Cilacap. Nggak ketinggalan, ada juga petugas kesehatan (sanitarian) dari Puskesmas Nusawungu 1 & 2 serta Puskesmas Cilacap Tengah 1, plus perwakilan dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan. Lengkap, kan?

Belajar Apa Saja Sih?

Di pelatihan ini, para peserta dibekali ilmu-ilmu penting biar bisa jadi jagoan pangan aman. Materinya seru dan interaktif, lho! Mereka belajar tentang:

  • Cara pintar memilih jajanan yang aman dan sehat.

  • Tips buat pengelola kantin biar bisa memasak dan menyajikan makanan yang super higienis.

  • Panduan untuk menjalankan program keamanan pangan di sekolah masing-masing.

Tujuannya jelas, yaitu agar semua peserta bisa menjadi "kader" atau penggerak yang menyebarkan ilmu ini di sekolahnya.

Kenapa Ini Penting Banget?

Menurut perwakilan Balai POM di Banyumas, Bapak Albert Christy, pengawasan dan edukasi jajanan sehat itu harus dimulai sejak dini, terutama di sekolah.

"Anak-anak sekolah itu kelompok yang perlu dilindungi dari risiko jajanan yang tidak aman," pesannya. Makanya, perlu ada kerja sama tim yang solid antara sekolah, petugas kesehatan, dan pemerintah untuk menciptakan lingkungan sekolah yang makanannya aman dan sehat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para peserta bisa menjadi motor penggerak keamanan pangan di sekolah. Semua ini dilakukan untuk mendukung gerakan nasional demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan siap bersaing! Cool!

Sarana